DepokInsider – Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, kekuatan tersebut menjadi salah satu modal penting untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Yeti yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan Indonesia memiliki keberagaman suku, agama, budaya, adat istiadat, hingga wilayah kepulauan.
Keberagaman itu, kata dia, telah menjadi bagian dari identitas bangsa yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika.
”Kita sebagai bangsa Indonesia adalah kita berbeda-beda agama, berbeda-beda budaya, berbeda-beda suku, berbeda-beda adat istiadat. Kita terdiri dari beragam macam pulau. Ini adalah kekuatan kita yang semuanya termaktub dalam Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Yeti, Senin (23/8/2026).
Menurut Yeti, keberagaman tersebut perlu terus diperkuat agar tidak menjadi sumber perpecahan.
Persatuan dinilai perlu dijaga bersama sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai persoalan bangsa yang tidak dapat diselesaikan secara instan.
”Dan kekuatan inilah yang saat ini harus sama-sama kita rekatkan untuk nantinya kita menuju Indonesia Emas tahun 2045, karena persoalan bangsa ini tidak bisa hanya dipecahkan melalui satu atau dua kali atau secara instan, tetapi persoalan bangsa ini adalah persoalan bangsa yang memang harus dipecahkan dengan mendalam,” jelasnya.
Ia menilai berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia membutuhkan proses penyelesaian yang berkelanjutan.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap memberikan dukungan sekaligus ruang bagi pemerintah untuk menjalankan program dan kebijakan dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Yeti juga menekankan bahwa tujuan pembangunan nasional tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target tertentu, tetapi juga bagaimana mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
”Oleh karena itu, mohon beri waktu kepada pemerintah kita untuk mereka bisa memberikan atau membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka ingin menjadikan masyarakat Indonesia sesuai dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” tutupnya.

