0

Gedung SDN Depok Baru 8 Kini Lebih Layak, Pemkot Depok Siapkan Anggaran Tambahan

DepokInsider — Revitalisasi gedung SDN Depok Baru 8 di Jalan Mawar, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, telah rampung.

Wali Kota Depok Supian Suri meninjau langsung hasil pembangunan tersebut pada Senin (19/10/2026) dan menyatakan pemerintah kota akan melanjutkan pembenahan sejumlah fasilitas yang belum tercakup dalam anggaran pemerintah pusat.

Revitalisasi sekolah tersebut dilakukan melalui program Presiden Prabowo Subianto lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sejumlah fasilitas yang telah selesai diperbaiki meliputi enam ruang kelas, satu ruang unit kesehatan sekolah (UKS), serta toilet.

Dalam peninjauan itu, Supian Suri mengecek satu per satu sarana dan prasarana yang telah direvitalisasi bersama perwakilan Kemendikdasmen, Dinas Pendidikan Kota Depok, dan pihak sekolah.

“Alhamdulillah semua sudah selesai dengan baik, hasilnya langsung dimanfaatkan oleh anak-anak kita,” terangnya.

Rampungnya revitalisasi disambut positif oleh pihak sekolah dan para siswa.

Pembenahan fasilitas tersebut diharapkan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung kegiatan belajar mengajar.

Menurut Supian, kondisi sekolah yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung perkembangan siswa.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan revitalisasi tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Depok, masyarakat, dan SDN Depok Baru 8 mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden dan Menteri Dikdasmen yang telah memberikan perhatian buat sekolah di Depok, ini sangat dirasakan kemanfaatannya untuk anak-anak belajar dan jadi semangat investasi anak-anak bangsa ke depannya,” bebernya.

Meski sejumlah fasilitas telah rampung, masih ada bagian sekolah yang membutuhkan pembenahan lanjutan.

Supian mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok berencana mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk menangani sejumlah ruangan dan area yang belum terjangkau program revitalisasi Kemendikdasmen.

Fasilitas yang menjadi perhatian di antaranya ruang penanganan anak inklusi, perpustakaan, halaman sekolah, ruang guru, serta ruang kepala sekolah.

Pembenahan tersebut ditujukan agar seluruh lingkungan sekolah semakin layak digunakan untuk mendukung aktivitas pendidikan.

“Di luar alokasi anggaran pemerintah pusat kita juga akan intervensi lewat APBD, agar secara keseluruhan sekolah ini representatif buat anak belajar,” pungkasnya.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Pasang iklan

Populer