DepokInsider – Anggota Komisi IX Daerah Pemilihan Depok-Bekasi, Ir. Nuroji, bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan dilaksanakan belum lama ini di Sekolah Harapan Massa di wilayah Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, yang dihadiri oleh sekitar 300an peserta terdiri dari berbagai profesi.
Nuroji yang juga politisi Partai Gerindra dalam penyampaiannya mengatakan, program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui asupan gizi yang tercukupi.
“Kami menyampaikan maksud dan tujuan dari program baru ini dalam meningkatkan asupan gizi bagi masyarakat,” terang Nuroji.
Tujuan utama dari Program MBG adalah meningkatkan kecukupan dan keseimbangan gizi, tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga untuk kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Program MBG akan menyediakan makanan yang sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.
“Kami mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program ini.Semoga program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan dalam pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak sekadar menyediakan makanan bergizi, melainkan juga berperan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar area Dapur atau SPPG.
Baca Juga: Nuroji: HUT 26 Kota Depok Ada yang Beda
Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional, Dedi Suprijadi, mengatakan secara menyeluruh mengenai program MBG akan menyasar kepada empat kelompok penerima manfaat yang meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutris.
Baca Juga: Tegas, Cegah Kenakalan Remaja, Walikota Depok Godok Aturan Jam Malam Bagi Pelajar
Dia mengatakan pemerintah daerah setempat juga berkomitmen mendukung program ini, di antaranya melalui penyediaan lahan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau (SPPG)
Setiap dapur MBG akan dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional dengan dibantu oleh ahli gizi, akuntan, serta 45 hingga 46 petugas yang bertugas memasak dan mendistribusikan makanan bergizi kepada penerima manfaat.
“Program MBG diharapkan dapat membawa dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat penurunan angka stunting di Depok,” katanya.
Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat, Presiden Prabowo: Pesanmu akan Selalu Membekas
Sementara itu, Rakha Pratama selaku pengelola dapur Makan Bergizi Gratis di Tapos Kota Depok, menambahkan, di Kota Depok saat ini terdapat sekitar 15
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Enam di Kecamatan Tapos, Satu Cilodong, Tiga Cimanggis, Satu Cinere, Dua Sawangan, Satu Sukamaju Baru, dan Satu di Bojongsari. Sementara untuk Kecamatan Beji belum terdapat SPPG.
Dia menambahkan ada pekerja teknis ada 47 orang yang 98 persennya merupakan warga sekitar Tapos dan tiga orang pegawai BGN. Dengan totalnya ada 50 orang yang bekerja di SPPG.
(***)

