DepokInsider, Wali Kota Depok, Supian Suri, mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim yang digelar Komisi Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Milad ke-51 MUI yang akan diperingati pada 26 Juli 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian, dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
Supian Suri mengatakan, santunan kepada anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
“Selamat ulang tahun sekali lagi. Mudah-mudahan MUI Kota Depok selalu menjadi bagian yang menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” tuturnya.
“Selamat ulang tahun sekali lagi. Mudah-mudahan MUI Kota Depok selalu menjadi bagian yang menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi Dakwah MUI Kota Depok, KH. Fakhruddin, menuturkan, Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim menjadi momentum mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim di Kota Depok.
“Melalui Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim, kami mengajak semua pihak untuk peduli karena di Depok anak yang berstatus yatim masih ada. Mereka memerlukan perhatian, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari seluruh masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya didampingi Ketua Bidang Komisi Dakwah MUI Kota Depok, KH. Bahrudin Toyib.
Ia menjelaskan, Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim merupakan salah satu program sosial Komisi Dakwah MUI Kota Depok. Pihaknya berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Depok dan berbagai pihak terus diperkuat agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini terus diselenggarakan dan semakin baik setiap tahunnya. Masih banyak program yang kami jalankan, di antaranya pembinaan mualaf berdasarkan basis data MUI Kota Depok,” terangnya yang juga menyampaikan tausiyah.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Depok, KH. Syihabuddin Ahmad, mengingatkan besarnya kedudukan anak yatim dalam ajaran Islam. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menggambarkan kedekatan beliau dengan anak yatim seperti jari telunjuk dan jari tengah yang berdampingan.
“Rasul mengajarkan bagaimana keutamaan anak yatim dan kedekatannya dengan beliau. Dari situ kita belajar betapa besar kepedulian Nabi kepada anak yatim. Karena itu, kita juga harus peduli kepada anak-anak yatim yang masih membutuhkan perhatian,” jelasnya.

