0

Dua Momen Ajaib Klub Milik Bos Djarum Saat Dipecundangi AC Milan, Gagal Raih Poin Penuh, Fabregas Diusir Wasit?

DepokInsider -Hasil Liga Italia Serie A, Klub Milik Bos Djarum Hartono bersaudara Como 1907 lagi lagi harus menelan pil pahit setelah dipecundangi AC Milan di San Siro pada Sabtu 15/3/2025.

Maklum, klub besutan Cesc Fabregas itu datang dengan mengusung misi meraih poin guna menjaga peluang untuk tetap bertahan di Liga Italia musim depan.

Namun ternyata Misi tersebut terbilang sulit mengingat mereka hanya mampu meraih sebiji poin dari dua laga terakhirnya menghadapi Venezia dan AS Roma.

Nahasnya lagi, tren negatif rupanya masih menaungi pasukan Cesc Fabregas dalam hukumatannya ke kandang AC Milan.
I Lariani terpaksa menyerah 1-2 oleh I Rossoneri.

Padahal dalam laga tersebut Como sempat memimpin 1-0 di babak pertama dan bertahan hingga turun minum.

Lucas Da Cunha membuka asa bagi memaksimalkan berkat gol yang diciptakannya pada menit ke-33.

Namun nahas di babak kedua, skuad Sergio Conceicao berhasil bangkit dan mengejar ketertinggalan.

Padahal Como sempat mencetak gol pada menit ke-49 kembali melalui Da Cunha.
Hanya saja gol keduanya dianulir wasit setelah dicek ulang oleh VAR dengan dinyatakan offside lebih dulu.

Setelah itu dua gol balasan berhasil menusuk ke gawang Jean Butez yang membuat Milan unggul 2-1.

Christian Pulisic dan Tijjani Reijnders bergantian mencetak gol pada menit ke-53 dan 75′.

Kekalahan tipis itu juga semakin lengkap bagi Como setelah mereka harus bermain 10 orang pada menit ke-91.

Debut Dele Alli berubah menjadi horor seketika hanya dalam tempo 10 menit saat masuk pada menit ke-81.

Pelanggaran kerasnya terhadap Ruben Loftus-Cheek menghasilkan kartu merah langsung dari sang pengadil lapangan.

Tak hanya itu saja, Cesc Fabregas yang menjadi juru taktik Como juga turut diturunkan oleh wasit.

Hasil buruk yang menimpa klub milik orang Indonesia dari Djarum Group tersebut cukup disesali oleh Fabregas.

Mungkin juga karena kartu merah yang diterimanya, Fabregas mengakui bahwa dirinya adalah pecundang di laga tersebut.

Pelatih asal Spanyol tersebut memang melihat anak asuhnya bermain baik sepanjang pertandingan.

Meski begitu, kejadian di atas lapangan yang melibatkan Alli dan dirinya menampilkan mentalitas Como.

“Kami bermain dengan baik sepanjang pertandingan,” ucap Fabregas, dikutip dari DAZN.

“Dua momen ajaib, itulah mengapa para pemain ini berharga 60 juta dan bermain untuk Milan.”

“Pertandingan yang luar biasa: sebut saja saya pecundang, meskipun saya telah memenangkan banyak hal dalam hidup saya, tetapi biarkan saya kalah seperti ini.”

“Hal ini sudah terjadi beberapa kali di musim ini, mungkin mentalitas saya memang pecundang.”

“Kami bekerja selama sepekan dan kemudian semuanya muncul di atas lapangan,” tuturnya menambahkan.(red)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Pasang iklan

Populer