0

Lembaga Kebudayaan Kota Depok Tampilkan Lenong Preman

DepokInsider – Dalam upaya memperkenalkan seni dan budaya Lembaga Kebudayaan Kota Depok menggelar kegiatan pentas Lenong Preman.

Pentas Lenong Preman di gelar di
Betawi Ngoempoel Creative Centre di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji.

Ketua Lembaga Kebudayaan Kota Depok,  Kurniawan, mengatakan pentas Lenong Preman merupakan rangkaian kegiatan sebelumnya.

“Sebelumnya kami gelar pentas Lenong Denes oleh sanggar Puja Betawi pimpinan Firman Jaluth dan telah dilaksanakan pada 26 April 2025 lalu,” katanya.

Baca Juga: Pembukaan GIIAS 2025, Berlangsung di ICE-BSD City 24 Juli-3 Agustus 2025

Dan pada 26 Juli dilaksanakan pentas Lenong Preman oleh Selendang Putih Pimpinan Mak Iin Marlina.

Lenong preman adalah salah satu jenis kesenian teater tradisional Betawi yang berfokus pada cerita kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi, seringkali dengan tema cinta, keluarga, dan kriminalitas.

Pertunjukan ini dikenal ringan, lucu, dan menghibur, serta sering disebut juga lenong jago karena mengangkat kisah para jagoan atau tokoh kepahlawanan Betawi.

Kurniawan, mengatakan, pementasan ini bertujuan untuk melestarikan dan membangkan seni budaya tradisi lokal di Kota Depok.

Baca Juga: PDGI Depok Berikan Dental Unit untuk RKAI

Selain pagelaran Lenong Betawi, LKD memberikan sertifikat Pelatihan Lenong Betawi kepada anak-anak muda.

Lembaga Kebudayaan Depok juga akan menerbitkan buku tentang sejarah dan perkembangan lenong di Depok.

“Kita perlu mencatat sejarah tertulis terhadap seni tradisi termasuk lenong di Tanah Depok. Kami akan terus melakukan penelitian pada seni tradisi, modern dan kontemporer lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama LKD melaksanakan workshop tentang Lenong yang pesertanya dari siswa di Kota Depok.

Kurniawan mengatakan bahwa para pelajar yang mendalami dua jenis lenong ini sudah mempersiapkan latihan selama beberapa bulan.

Baca Juga: Bintang Eks Persikad Depok Bakal Berlaga di Lapangan HW

Dengan latar genre yang berbeda, para pelaku lenong harus melakukan audisi dan pendampingan terus-menerus sebelum persiapan pementasan para pelajar.

“Para mentor dan pendamping juga harus melihat kekuatan para pelajar dan cocok pada pemeranan dan karakter yang mana. Semua pelajar ini tetap bersemangat dan selalu hadir pada sesi pelatihan yang dilakukan,” katanya.

Setelah dilanjutkan dengan Lenong Preman pada tanggal 26 Juli, para pelajar se-Depok ini akan mempersiapkan pementasan Lenong Preman dan Lenong Denes pada tanggal 4 Oktober 2025 mendatang.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok Dody Setiawan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh LKD dengan mementaskan Lenong.

Kegiatan yang digelar oleh LKD sebagai upaya pelestarian Seni dan Budaya. “Biar bisa enak dalam rangka kedepan soal empiris kita secara personal,” kata Dody Setiawan. ***

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Pasang iklan

Populer