Wali Kota Depok, Supian Suri, menilai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak hanya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, tapi juga memberikan efek besar bagi perekonomian lokal.
Program ini mendorong perputaran ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Hal itu disampaikan Supian Suri usai meresmikan SPPG Sukamaju 03 di Komplek Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Senin (27/10/25).
Ia menegaskan, inisiatif tersebut menjadi contoh nyata bagaimana program sosial mampu memberikan dampak ekonomi langsung di tingkat kota.
“Ada efek berganda dari program ini. Perputaran ekonomi tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan bahan pangan lokal terserap. Ini langkah nyata mewujudkan Depok yang maju dan berdaya,” ujarnya.
Program yang Libatkan Banyak Pihak
Bang Supian menjelaskan, keberhasilan SPPG tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kader kesehatan, hingga masyarakat.
Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting agar manfaat program terasa luas.
Menurutnya, kegiatan ini juga mendukung perekonomian masyarakat kecil.
Dengan bahan pangan berasal dari produsen lokal, SPPG ikut menghidupkan usaha kecil dan menengah di berbagai wilayah Depok.
Ia pun berpesan agar seluruh pelaksana program bekerja dengan penuh tanggung jawab. “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, memberkahi kita dan merestui semua langkah-langkah serta niat baik kita,” ucapnya.
Tumbuhkan Nilai Kemanusiaan dan Ibadah
Bang Supian juga mengingatkan para pekerja SPPG agar bekerja dengan niat tulus.
Ia menilai program ini bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi bentuk pengabdian bagi masa depan anak-anak Depok.
“Saya titip buat para pekerja yang menjadi bagian dari SPPG ini, niatkan dengan tulus, jadikan ini sebagai kebaikan, bukan hanya urusan materi. Semoga menjadi ladang ibadah bagi kita semua untuk mewujudkan generasi emas 2045,” tuturnya.
Menuju Depok yang Maju dan Berdaya
Supian optimistis, SPPG akan menjadi langkah penting menuju Depok yang lebih sehat, berdaya, dan mandiri.
Ia yakin, jika dijalankan konsisten, program ini dapat menjadi model pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
“Depok maju, Jawa Barat istimewa, dan generasi emas 2045 insyaallah benar-benar bisa kita capai,” pungkasnya.

