DepokInsider – Stakeholder di wilayah Kecamatan Bojongsari komitmen kuat dalam mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mengatasi persoalan sampah.
Salah satunya adalah kegiatan budidaya Magot dalam upaya penanganan sampah di wilayahnya.
Camat Bojongsari, Rijal Farhan, mengatakan dalam upaya penanganan sampah pihaknya melakukan budidaya Magot salah satunya ada di Kelurahan Duren Seribu.
Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian Suri – Chandra Rahmansyah di sektor lingkungan hidup.
Baca Juga: Hasil Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Masuk Grup B
“Program ini kami tangkap dan tindak lanjuti secara konkret. Kecamatan Bojongsari siap berada di garda terdepan dalam menanggulangi persoalan sampah, dan budidaya magot merupakan bentuk nyata dari komitmen tersebut,” ujarnya pada Kamis 17 Juli 2025.
Dirinya menuturkan, di Kelurahan Duren Seribu, setiap harinya tercatat sekitar 200 kilogram sampah organik dihasilkan warga.
Sampah ini kini berhasil diolah menjadi sumber daya yang bernilai, melalui budidaya magot oleh warga seperti H. Romlih.
Dengan demikian, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan kini berubah menjadi peluang ekonomi dan lingkungan.
Lokasi lain ada di wilayah.Kelurahan Pondok Petir sendiri telah ditetapkan sebagai pilot project budidaya magot Kecamatan Bojongsari, menunjukkan hasil optimal dalam pengolahan sampah organik secara mandiri.
“Yang lebih membanggakan, inisiatif ini datang dari kalangan anak muda. Dukungan dari camat, lurah, hingga RW dan RT sangat kuat,” ujarnya.
Di Kelurahan Serua, kelompok masyarakat Gelora Buana Serua aktif melakukan sosialisasi, pelatihan, dan implementasi budidaya magot.
Program ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah organik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan lingkungan melalui produk sampingan berupa pakan ternak bernutrisi tinggi.
Baca Juga: 4 Dekade Lebih Melayani Perjalanan Penumpang, Kereta Kelas Bisnis Resmi Pensiun Hari Ini
“Kami berharap program ini menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Depok untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Inisiatif budidaya magot ini menjadi tonggak penting dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah dari beban menjadi sumber daya dan peluang ekonomi, guna mewujudkan Kota Depok yang lebih hijau, bersih, dan ramah lingkungan. ***

