DepokInsider, Badan Gizi Nasional (BGN) menunjuk Kota Depok sebagai lokasi pertama di Indonesia untuk melakukan validasi data pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama satu tahun.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengatakan, validasi data tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung cakupan penerima manfaat program MBG di lapangan. Mulai dari peserta didik, tenaga pendidik, hingga kelompok rentan.
Oleh karena itu, BGN melalui para koordinator kecamatan melakukan koordinasi validasi dengan para lurah untuk memvalidasi data penerima manfaat.
Karena sejatinya lurah dan kepala desa yang mengetahui kondisi di wilayahnya,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan di Ruang Edelweis Lantai 5 Balai Kota Depok, Senin (16/03).
Berdasarkan data yang dihimpun BGN, saat ini lebih dari 61 juta masyarakat Indonesia telah menerima manfaat dari program MBG yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Untuk di Kota Depok, Sony menyebutkan terdapat 173 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang telah terverifikasi dan 149 di antaranya sudah beroperasi.
“Alhamdulillah Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Ketua DPRD sangat mendukung program MBG. Mudah-mudahan momentum hari ini yang diawali dari Kota Depok dapat memicu semangat bersama dalam melakukan validasi data,” terangnya.
Di tempat yang sama, Ketua Satuan Tugas Percepatan MBG Kota Depok, Chandra Rahmansyah menuturkan, beberapa hari lalu pihaknya telah menugaskan para lurah untuk mengumpulkan data primer penerima manfaat MBG di tingkat satuan pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah masing-masing.
Ia menjelaskan, berdasarkan data primer Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tercatat sebanyak 471.962 penerima manfaat. Sementara itu, data yang dihimpun dari SPPG sebanyak 370.594 penerima manfaat sehingga masih terdapat selisih data yang perlu divalidasi.
“Dalam operasionalnya, Pemkot Depok juga terus melakukan pemantauan terhadap aspek kelayakan sanitasi, kesehatan lingkungan, serta kesesuaian tata letak dapur layanan,” tandasnya.

