0

Tingkatkan Literasi Masyarakat Terkait JKN, BPJS Depok Gandeng Komisi IX

DepokInsider – Dalam meningkatkan pengetahuan terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan bersinergi dengan mengadakan kegiatan sosialisasi bersama Komisi IX DPR RI yang merupakan mitra kerja BPJS Kesehatan.

Kegiatan ini juga didukung oleh Forum Perhimpunan Wanita Indonesia yang nantinya bisa membantu memberikan pengetahuan terkait Program JKN yang merata di masyarakat.

Dalam sambutannya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok, Widianti Utami, berharap melalui kegiatan ini dapat membantu meningkatkan literasi masyarakat khususnya wanita-wanita Indonesia yang hadir pada kegiatan ini dalam memberikan pemahaman terkait manfaat Program JKN.

Ada ungkapan yang mengatakan jika sudah dikuasai wanita, wanita bisa menguasai dunia. Oleh sebab itu dengan hadirnya banyak wanita-wanita hebat disini semoga bisa berbagi informasi kepada kerabat maupun khalayak ramai tentang pemahaman penggunaan Program JKN.

Baca Juga: 278,1 Juta Jiwa Ikut Program JKN

“Saya berharap semua masyarakat, khususnya yang sudah menjadi peserta JKN mengetahui hak-haknya sebagai peserta JKN,” katanya, kemarin.

Dia menambahkah, Di masa Transformasi Mutu Layanan sekarang ini, BPJS Kesehatan melalui Program JKNnya terus melakukan peningkatan pemberian layanan kesehatan yang terbaik dan kemudahan akses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

Kemudahan akses layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan diwujudkan melalui penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk berobat.

Di era transformasi digital ini, BPJS Kesehatan juga memudahkan peserta JKN untuk melakukan proses administrasi melalui sebuah aplikasi yang dikenal dengan Aplikasi Mobile JKN.

Baca Juga: 4 Dekade Lebih Melayani Perjalanan Penumpang, Kereta Kelas Bisnis Resmi Pensiun Hari Ini

Melalui aplikasi ini masyarakat diberikan kemudahan melakukan perubahan data diri, FKTP, bahkan mendapatkan antrean online dalam satu genggaman tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Dengan hadirnya fitur antrean online di Aplikasi MJKN, masyarakat yang ingin berobat pun tidak perlu datang dini hari dan mengantre terlalu lama.

“Saat ini penggunaan JKN tidak menggunakan kartu fisik lagi tetapi cukup menggunakan NIK KTP saja. Jadi kalau ada peserta JKN yang ingin berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) cukup bawa KTP atau tunjukan kartu digital yang ada di Aplikasi MJKN.

Semoga disini sudah banyak yang punya Aplikasi MJKN karena dengan aplikasi sakti ini jika ada perubahan data kepesertaan, cek status kepesertaan atau tunggakan, ubah faskes, bahkan bisa untuk ambil antrean online tanpa harus datang langsung.

Baca Juga: Bintang Eks Persikad Depok Bakal Berlaga di Lapangan HW

“Dulu kita lihat di rumah sakit banyak yang antre dengan menitipkan sendal atau barang-barang tetapi kalau sekarang bisa menggunakan antrean online yang mempermudah akses layanan program JKN bagi peserta JKN tanpa antre seperti dulu lagiq,” kata Widi.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang masih menjadi fokus perhatian.

Di tengah tingginya biaya untuk berobat, sudah saat nya pemerintah membantu masyarakat dengan menyediakan jaminan kesehatan.

Dulu orang yang mampu berobat ke rumah sakit hanya untuk orang kaya tetapi kini setiap masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara tanpa adanya diskriminasi.

Baca Juga: Hasil Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia Masuk Grup B

Melalui sosialisasi ini, Arzeti memiliki harapan yang sama dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Depok agar semua yang hadir  pada acara ini bisa menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk bisa mensosialisasikan manfaat Program JKN kepada masyarakat banyak.

Dulu banyak orang masih berstigma bahwa yang berobat ke rumah sakit hanya untuk orang yang memiliki uang lebih, tetapi sekarang pemerintah lebih aware kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dan tidak lagi memberatkan masyarakat terkait biaya saat ingin berobat.

“Saya mewakili pemerintah juga mengucapkan terimakasih yang sangat besar untuk BPJS Kesehatan karena sudah terus melakukan pembenahan dan perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya. ***

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Pasang iklan

Populer