Wali Kota Depok Supian Suri memimpin langsung kerja bakti membersihkan sampah di sepanjang Jalan Proklamasi, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (08/02/26). Kegiatan ini digelar sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat. Ratusan peserta kerja bakti berkumpul di kawasan Pasar Agung sebelum menyisir berbagai titik di sepanjang Jalan Proklamasi yang menjadi lokasi kegiatan.
Langkah ini menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kota Depok terhadap arahan Presiden Prabowo yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul. Dalam pertemuan itu, Presiden menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden yang menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga lingkungan.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Kapolres Metro Depok dan Dandim 0508/Depok menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Pak Presiden, Pak Prabowo Subianto, bahwa kita semua memiliki kewajiban yang sama, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini, Kapolres Metro Depok beserta jajaran turut hadir dan bergabung dengan personel dari Kodim 0508/Depok. Selain itu, lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta warga sekitar juga ikut ambil bagian dalam aksi gotong royong tersebut.
Supian Suri menjelaskan, Presiden Prabowo dalam arahannya juga menekankan pentingnya penerapan program ASRI sebagai prinsip dalam pengelolaan lingkungan.
“Beliau menyingkatnya dengan program ASRI. Inilah yang coba kita wujudkan hari ini melalui kegiatan kerja bakti kebersihan di wilayah Sukmajaya, khususnya di sepanjang Jalan Proklamasi,” jelasnya.
Program ASRI sendiri merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Konsep ini diharapkan menjadi landasan dalam membangun lingkungan kota yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim kerja bakti dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menjangkau area yang lebih luas. Para peserta menyisir sisi kanan dan kiri Jalan Proklamasi sambil mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang jalur tersebut.
“Kita menyisir sepanjang Jalan Proklamasi. Tim bergerak ke arah kanan dan kiri, sebagian menuju arah Pasar Pertigaan Proklamasi di sisi timur,” terangnya.
Kegiatan ini tidak hanya membersihkan sampah yang terlihat di permukaan, tetapi juga mengangkat tumpukan sampah yang berada di beberapa titik yang selama ini menjadi lokasi pembuangan liar.
Menurut Supian Suri, Jalan Proklamasi menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian serius. Di kawasan tersebut masih ditemukan kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan.
“Kita sama-sama mengetahui bahwa di sepanjang Jalan Proklamasi ini masih terdapat masyarakat yang belum memiliki kesadaran penuh, sehingga membuang sampah tidak pada tempatnya. Inilah yang hari ini kita bersihkan bersama,” katanya.
Ia menilai persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan kegiatan sesaat. Dibutuhkan kesadaran kolektif dari masyarakat agar lingkungan tetap bersih dan sehat.
Karena itu, kerja bakti yang digelar pada akhir pekan tersebut juga bertujuan membangun kesadaran publik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Selain membersihkan sampah, para peserta juga mengedukasi warga sekitar agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Pemerintah Kota Depok berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk melakukan aksi serupa.
Supian Suri menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti tidak boleh berhenti pada momentum seremonial semata. Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Tidak cukup hanya dengan kerja bakti hari ini. Sesuai arahan Pak Presiden, kebersihan harus dilakukan secara rutin. Mari kita jaga bersama kampung kita, kota kita, dan lingkungan kita,” tandasnya.
Pemerintah Kota Depok juga berencana mendorong kegiatan gotong royong secara berkala di berbagai wilayah. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan tercipta budaya baru yang menempatkan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.
Keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat gerakan menjaga kebersihan lingkungan di tingkat lokal.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, lingkungan yang bersih juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga kota. Jalan yang bebas dari sampah akan menciptakan ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan estetis.
Gerakan kebersihan seperti ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kota yang lebih berkelanjutan. Penanganan sampah tidak hanya bergantung pada sistem pengelolaan pemerintah, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat.
Karena itu, kegiatan kerja bakti di Jalan Proklamasi diharapkan menjadi titik awal bagi gerakan kebersihan yang lebih luas di Kota Depok.
Dengan semangat gotong royong, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan indah, sebagaimana semangat program ASRI yang dicanangkan Presiden.

